“Ayo, perkenalkan diri kamu. Jangan malu-malu” seru Bu Citra kepada anak itu.
“Nama saya Salma Natasia, saya merupakan murid pindahan dari SMPN 01. Sekian dan terima kasih” jawab anak itu sambil memperkenalkan dirinya.
Kemudian ia duduk di sampingku karena hanya satu bangku yang tersisa di kelas.
“Hai perkenalkan! Namaku Salsharina, bolehkah kita berkenalan?” tanyaku kepadanya mencoba memperkenalkan diri.
Ia tidak merespon pertanyaanku. Mungkin dia masih malu-malu, jawabku dalam hati. Begitulah hari-hari yang aku jalani selama duduk dengan Salma.
“Halo! Sal, kamu mau tidak datang ke sekolah aku, soalnya besok itu ada pertandingan futsal di sekolah aku. Tolong kamu datang yah” mohon Naya kepadaku di telefon.
“Ya, kalau aku mau pastinya” jawabku kepada Naya.
“Bagus, Makasih ya Sal!” jawab Naya lalu menutup telefon.
“Hey, aku disini” seru seseorang yang memanggil namaku. Ternyata dia adalah Naya.
“Hai, apa kabar” sapaku kepada Naya.
“Baik, aku baik Sal”.
“Salma? Hmm… Oh iya aku ingat, dia itu dulu teman aku. Tapi sayang, ia meninggal dalam kecelakaan mobil 3 tahun yang lalu.
Aku yang mendengar cerita Naya terdiam sejenak memikirkannya.
“Memangnya kenapa Sal?” tanya Naya kepadaku.
“Ehm, nggak kok” jawabku. Aku masih bingung. Jadi siapa anak baru itu sebenarnya? Apakah…